PATI – Bupati Pati, Sudewo, menghadiri kegiatan penyerahan alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada sejumlah kelompok tani yang digelar di Rumah Aspirasi Firman Soebagyo. Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian Kabupaten Pati melalui penyediaan sarana produksi yang lebih memadai.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sudewo menyampaikan apresiasi mendalam kepada Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, atas dukungan yang konsisten kepada para petani di Kabupaten Pati.
“Tentu, kami atas nama kelompok tani penerima bantuan, tentu juga atas nama petani Kabupaten Pati mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Firman Soebagyo, Anggota Komisi IV DPR RI yang begitu peduli memberikan bantuan alat pertanian dan selalu peduli untuk pembangunan sektor pertanian Kabupaten Pati,” ujarnya.
Sudewo menegaskan bahwa bantuan Alsintan ini diharapkan mampu mempercepat dan mengoptimalkan pembangunan pertanian, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan petani. Ia menambahkan bahwa Kabupaten Pati kini menargetkan produksi padi minimal 10 ton per hektare, yang dinilai sangat mungkin dicapai dengan dukungan teknologi pertanian.
Bupati juga memberikan pesan khusus kepada kelompok tani penerima agar alat yang diberikan difungsikan sesuai kebutuhan dan tidak disalahgunakan.
“Mudah-mudahan penerima manfaat bisa menjalankan yang disarankan Pak Firman, dirawat dengan baik, jangan dikomersilkan, pokoknya difokuskan untuk melayani petani di desanya,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa Alsintan tidak boleh disewakan secara komersial maupun digunakan di luar wilayah yang telah ditentukan. Menurutnya, aturan tersebut penting agar manfaat bantuan dapat dirasakan langsung oleh petani setempat.
“Kalau desanya sudah penuh, baru ke desa yang lain, tidak boleh dikomersilkan. Apalagi itu dilarang betul, tidak boleh sampai keluar kabupaten,” imbuhnya.
Di sela acara, Sudewo juga menyoroti kebijakan pemerintah terkait penetapan harga ketela atau singkong sebesar Rp 1.350 per kilogram. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pati segera menjadwalkan pertemuan dengan para petani singkong untuk mendorong inovasi, peningkatan kualitas, dan penguatan produksi komoditas tersebut.

















