PATI — Kesuksesan Kabupaten Pati menjadi lumbung jagung nasional tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, menekankan pentingnya kolaborasi segitiga emas antara pemerintah daerah, kelompok tani, dan penyuluh pertanian.
Muslihan melihat bahwa komunikasi yang terhambat seringkali menjadi kendala program pemerintah tidak berjalan di tingkat bawah. Oleh karena itu, ia meminta semua elemen untuk duduk bersama dan menyamakan persepsi demi tujuan besar ketahanan pangan.
“Keberhasilan program peningkatan produksi jagung membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, petani, dan tenaga penyuluh. Tanpa kolaborasi yang kuat, target peningkatan produksi akan sulit tercapai,” tegas politisi senior tersebut.

















