banner 728x250

DPRD Pati Soroti Trauma Siswa Ndholo Kusumo Jelang Ujian

banner 120x600
banner 468x60

PATI, redaksinusantara.id — Dampak psikologis akibat kasus pencabulan di Yayasan Ndholo Kusumo menjadi perhatian serius DPRD Pati. Anggota Komisi D, Eko Kuswanto, menilai kondisi mental siswa harus menjadi prioritas di tengah situasi penutupan lembaga pendidikan tersebut.

Menurut Eko, trauma yang dialami para siswa, khususnya santriwati, berpotensi mengganggu konsentrasi belajar, apalagi menjelang ujian semester maupun ujian akhir.

banner 325x300

“Ujian tetap harus jalan. Tapi pastikan anak-anak dalam kondisi siap secara mental. Pendampingan guru dan psikolog itu penting,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa penanganan tidak cukup hanya pada aspek administratif pendidikan, tetapi juga harus menyentuh sisi psikologis siswa. Tanpa pendampingan yang tepat, dikhawatirkan hasil belajar siswa tidak optimal.

Eko mendorong pemerintah daerah bersama Kemenag untuk menghadirkan layanan pendampingan, baik melalui guru, konselor, maupun tenaga psikolog profesional.

“Anak-anak ini butuh rasa aman dan dukungan. Jangan sampai mereka kehilangan semangat belajar karena trauma yang belum tertangani,” tambahnya.

Komisi D DPRD Pati, kata dia, akan memastikan upaya pemulihan psikologis berjalan seiring dengan kebijakan pendidikan, sehingga siswa tetap dapat menjalani ujian dengan baik dan melanjutkan pendidikan mereka tanpa hambatan.

(ADV)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *