PATI, redaksinusantara.id – Kondisi Jembatan Gesik di Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, mendapat perhatian dari Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Muntamah. Politikus perempuan dari Fraksi PKB itu menilai pembangunan jembatan tersebut sudah mendesak untuk segera direalisasikan karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.
Menurut Muntamah, keluhan warga terkait banjir yang kerap menutup akses Jalan Sukolilo-Prawoto tidak bisa lagi dipandang sebagai persoalan rutin tahunan. Pasalnya, kondisi tersebut telah berdampak langsung pada aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga mobilitas masyarakat.
“Jembatan Gesik merupakan akses vital bagi masyarakat. Ketika banjir datang dan jalan terputus, dampaknya dirasakan banyak sektor. Karena itu pemerintah harus memberikan perhatian lebih terhadap persoalan ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kapasitas jembatan yang saat ini dinilai tidak lagi mampu menampung debit air menjadi salah satu penyebab utama banjir meluap ke badan jalan. Kondisi tersebut menurutnya membutuhkan solusi permanen, bukan sekadar penanganan sementara.
Muntamah mendorong Pemkab Pati melalui dinas terkait untuk segera melakukan kajian teknis guna menentukan desain pembangunan yang lebih sesuai dengan kondisi lapangan.
“Perlu ada langkah konkret. Jika memang diperlukan peninggian maupun pelebaran jembatan, maka harus segera direncanakan. Jangan sampai masyarakat terus-menerus menghadapi masalah yang sama setiap musim hujan,” tegasnya.
Sebagai anggota Komisi C yang membidangi pembangunan dan infrastruktur, ia berkomitmen mengawal aspirasi masyarakat agar kebutuhan pembangunan Jembatan Gesik dapat masuk dalam prioritas pemerintah daerah.
“Kami di DPRD akan terus mendorong agar pembangunan infrastruktur yang menyangkut keselamatan dan kepentingan masyarakat luas mendapatkan perhatian serius. Jembatan Gesik termasuk salah satunya,” pungkasnya.
(ADV)

















