banner 728x250

Jembatan Pegandan Ambrol, Irianto Budi Utomo Minta Pemda Lakukan Evaluasi Infrastruktur Tua

banner 120x600
banner 468x60

PATI – Kasus ambrolnya sebagian badan Jembatan Pegandan di Kecamatan Margorejo menjadi alarm keras bagi tata kelola infrastruktur di Kabupaten Pati. Kerusakan fasilitas publik yang dibiarkan berlarut-larut tidak hanya melumpuhkan aktivitas warga, tetapi juga menjadi ancaman nyata bagi keselamatan para pengguna jalan yang melintas setiap hari.

Kondisi ini memicu respons cepat dari kalangan legislatif yang membidangi sektor pembangunan. Pemerintah daerah dituntut untuk mengubah pola penanganan infrastruktur, dari yang semula bersifat reaktif saat ada kerusakan, menjadi lebih preventif dengan mendeteksi potensi kerapuhan sejak dini.

Sekretaris Komisi C DPRD Pati, Irianto Budi Utomo, memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya mitigasi bencana infrastruktur. Ia meminta instansi teknis untuk mulai mendata dan memeriksa kekuatan jembatan penghubung yang masa pakainya sudah tergolong tua.

“Ke depan perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap kondisi infrastruktur yang usianya sudah puluhan tahun. Langkah preventif jauh lebih baik dibanding menunggu kerusakan berat terjadi,” tegas politisi yang akrab disapa IR tersebut.

Irianto menilai, ambrolnya sebagian pondasi Jembatan Pegandan menjadi bukti bahwa penuaan struktur bangunan memerlukan perhatian khusus. Pemetaan berkala sangat krusial agar pemerintah dapat mengalokasikan anggaran pemeliharaan sebelum fasilitas publik tersebut benar-benar runtuh dan memutus akses warga.

Komisi C berkomitmen untuk terus mengawal isu keselamatan transportasi ini dalam rapat kerja bersama eksekutif. Parlemen berharap musibah di Kecamatan Margorejo ini menjadi titik balik bagi perbaikan sistem pengawasan kelayakan jembatan di seluruh wilayah Kabupaten Pati.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *