PATI – Pernyataan lisan dan janji politik mengenai perbaikan fasilitas publik di Kabupaten Pati kini sudah tidak mempan untuk meredam keluhan warga. Masyarakat menuntut bukti riil di lapangan berupa pengerjaan fisik yang terukur dan jelas garis waktunya.
Tuntutan akan hadirnya langkah nyata dari eksekutif ini dikawal ketat oleh Komisi yang membidangi pembangunan di DPRD Pati. Alun-Alun Juwana dijadikan pilot project pengawasan karena tingkat urgensinya yang dinilai sudah sangat mendesak.
Anggota DPRD Kabupaten Pati, Mukit, menegaskan bahwa dewan tidak akan berhenti menyuarakan masalah ini sebelum dinas terkait mengeluarkan program kerja yang konkret.
“Alun-alun Juwana untuk penataan dan fasilitasnya dianggap belum layak dan kurang bagus. Ini perlu menjadi perhatian bersama,” kata Mukit menutup wawancara.
Ia berharap dinas terkait dapat segera menyusun langkah konkret untuk memperbaiki kondisi Alun-Alun Juwana sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.
Fungsi budgeting dan pengawasan dewan dipastikan akan terbuka lebar untuk menyetujui usulan anggaran penataan taman Juwana pada tahun anggaran berjalan maupun masa mendatang demi rakyat.
(ADV)





















