banner 728x250

Cegah Longsor dan Banjir, DPRD Pati Prioritaskan Pembangunan Talut di Anggaran 2026

banner 120x600
banner 468x60

PATI – Masalah infrastruktur di Kabupaten Pati ternyata tidak hanya sebatas jalan rusak. Kerusakan talut atau tembok penahan tanah juga menjadi ancaman serius bagi warga, terutama saat musim penghujan tiba. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, H. Hardi, menyebutkan bahwa perbaikan talut masuk dalam skala prioritas dalam program pembangunan tahun 2026.

Hardi menjelaskan bahwa banyak talut di pinggir jalan atau dekat permukiman warga yang sudah ambrol. Jika dibiarkan, kerusakan ini akan menyebabkan badan jalan tergerus air dan mengakibatkan longsor. Oleh karena itu, pembenahan talut dianggap sama pentingnya dengan perbaikan jalan dan jembatan demi menjaga integritas struktur infrastruktur secara keseluruhan.

banner 325x300

“Memang banyak sekali yang perlu diperbaiki, termasuk talut di berbagai wilayah. Ini sudah kami masukkan dalam usulan ke Dinas PUPR. Kita ingin penanganan yang komprehensif, jadi jalannya bagus, talutnya juga kuat,” kata Hardi saat meninjau salah satu titik kerusakan. Ia memastikan alokasi dana dari APBD 2026 sebesar Rp200 miliar juga mencakup pembiayaan untuk penguatan dinding penahan ini.

Pembangunan talut yang tepat sasaran diharapkan dapat meminimalisir risiko banjir dan dampak sosial lainnya. Warga yang tinggal di daerah perbukitan atau dekat aliran sungai menjadi pihak yang paling menantikan program ini. Dengan adanya talut yang permanen, warga tidak lagi merasa cemas saat hujan deras mengguyur wilayah mereka.

Hardi berharap dengan penanganan infrastruktur yang menyeluruh ini, kualitas hidup masyarakat Pati akan meningkat. Program yang direncanakan terealisasi pada tahun 2026 ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi masalah lingkungan dan transportasi di Kabupaten Pati, sehingga tercipta lingkungan yang lebih tertata dan aman bagi semua orang.

(ADV)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *