PATI, redaksinusantara.id — Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PKS, Narso, menilai kebijakan Work From Home (WFH) perlu dikaji ulang agar tetap sesuai dengan tujuan awalnya, yakni efisiensi.
Menurutnya, WFH seharusnya mampu menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) serta mendukung efektivitas kerja aparatur. Namun, dalam implementasinya, kebijakan tersebut dinilai belum sepenuhnya berjalan optimal.
“WFH itu kan tujuannya efisiensi, terutama efisiensi konsumsi BBM. Jadi kita harus tetap fokus pada tujuan itu,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan WFH agar kebijakan tersebut tidak sekadar menjadi formalitas tanpa dampak nyata.
“Kalau tidak dievaluasi, kita khawatir tujuan efisiensi itu tidak tercapai secara maksimal. Maka perlu dikaji lagi secara menyeluruh,” imbuhnya.
(ADV)

















