Pati, redaksinusantara.id – Kawasan Sukolilo, khususnya jalur dari Gadudero menuju pusat kecamatan, kini menghadapi kendala infrastruktur yang cukup mengganggu. Drainase yang seharusnya menjadi penyalur air hujan justru buntu dan tertutup, mengakibatkan air melimpah ke jalan raya. Hal ini mengakibatkan ketidaknyamanan bagi ribuan warga yang setiap hari melintasi jalur provinsi tersebut.
Siti Maudluah, salah satu wakil rakyat di DPRD Kabupaten Pati, memberikan perhatian khusus pada masalah ini. Ia menegaskan bahwa fungsi drainase sangat krusial untuk menjaga ketahanan jalan. Jika air terus menggenang, aspal jalan akan cepat terkelupas dan menciptakan lubang-lubang baru yang membahayakan pengendara.
“Sepanjang jalan provinsi di Sukolilo itu kan ada drainasenya. Setelah pasar mulai Gadudero hingga sebelum kecamatan, drainasenya kondisinya tertutup,” ungkap Siti Maudluah saat memaparkan hasil pengamatannya di lapangan. Ia menekankan bahwa normalisasi saluran air adalah harga mati yang harus segera direalisasikan oleh pemerintah.
Melalui perannya sebagai anggota dewan, Siti berkomitmen untuk terus menyuarakan kepentingan warga Sukolilo dalam rapat-rapat koordinasi bersama eksekutif. Tujuannya hanya satu, yakni memastikan infrastruktur dasar seperti drainase dikelola dengan baik agar masyarakat tidak dirugikan. “Kami akan terus mengawal agar drainase diperbaiki, sehingga warga tidak lagi terganggu saat hujan,” pungkasnya optimis. (ADV)

















