PATI, redaksinusantara.id – Upaya mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD) tidak hanya dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan. Masyarakat juga perlu memperkuat daya tahan tubuh melalui pola makan bergizi dan gaya hidup sehat.
Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Maulana Adika Prastya atau yang akrab disapa Adika, mengatakan kondisi tubuh yang prima menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi berbagai penyakit, termasuk infeksi yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.
Menurutnya, masyarakat perlu membiasakan konsumsi makanan dengan gizi seimbang, mencukupi kebutuhan cairan, serta menjaga pola istirahat dan aktivitas agar kondisi tubuh tetap optimal.
“Menjaga kesehatan itu harus dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Jangan hanya memperhatikan kebersihan lingkungan, tetapi asupan makanan dan kondisi tubuh juga harus dijaga,” ujar Adika.
Politikus Partai Gerindra tersebut menilai kesadaran menjaga kesehatan perlu ditingkatkan, terutama ketika kondisi cuaca berubah-ubah. Menurutnya, masyarakat harus lebih peka terhadap kondisi tubuh dan tidak mengabaikan gejala penyakit yang muncul.
“Kalau daya tahan tubuh kita baik, tentu tubuh memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai gangguan kesehatan. Karena itu, pola makan bergizi dan hidup sehat harus menjadi kebiasaan,” katanya.
Adika juga mengingatkan masyarakat agar upaya menjaga kesehatan dilakukan bersamaan dengan pemberantasan sarang nyamuk. Dengan demikian, pencegahan DBD tidak hanya mengandalkan kondisi tubuh, tetapi juga mengurangi sumber penularan dari lingkungan.
Ia berharap kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat terus diperkuat sehingga risiko penyebaran DBD di Kabupaten Pati dapat ditekan.
(ADV)





















