banner 728x250

Sudi Rustanto Dorong Produk Kreatif Pati Perluas Pasar Lewat Promosi Digital

banner 120x600
banner 468x60

PATI, redaksinusantara.id- Produk ekonomi kreatif Kabupaten Pati dinilai memiliki peluang untuk menjangkau konsumen di luar daerah. Namun, potensi tersebut perlu diimbangi dengan strategi promosi dan pemasaran yang lebih kuat agar produk lokal tidak hanya dikenal di pasar sekitar.

Anggota Komisi B DPRD Pati dari Fraksi PDIP, Sudi Rustanto, mengatakan kualitas produk saja belum cukup untuk membuat usaha berkembang. Pelaku ekonomi kreatif juga harus mampu memperkenalkan produknya dengan cara yang mengikuti perubahan perilaku konsumen.

“Produk yang bagus harus diikuti pemasaran yang bagus. Kalau masyarakat di luar Pati tidak mengetahui produknya, tentu akan sulit berkembang. Karena itu, promosi harus menjadi bagian penting dari pengembangan ekonomi kreatif,” kata Sudi.

Ia melihat perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas jangkauan pasar. Media sosial dan berbagai platform digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana memperkenalkan produk tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang terlalu besar.

Menurutnya, pemerintah daerah dapat membantu dengan memberikan pelatihan pemasaran digital kepada pelaku ekonomi kreatif. Materi pelatihan tidak hanya sebatas cara membuat konten, tetapi juga bagaimana membangun merek, mengambil gambar produk, menentukan target konsumen dan mengelola penjualan secara daring.

“Pelaku usaha perlu dibekali kemampuan memasarkan produknya secara digital. Sekarang pasar tidak hanya berada di sekitar tempat usaha, tetapi bisa menjangkau konsumen dari berbagai daerah,” ujarnya.

Sudi menilai promosi produk lokal juga dapat dilakukan melalui berbagai agenda pemerintah maupun kegiatan daerah. Produk kreatif Pati dapat diberikan ruang untuk tampil dalam pameran, festival, kegiatan kebudayaan dan berbagai agenda promosi lainnya.

Ia berharap pemerintah daerah tidak hanya membantu pelaku usaha pada tahap produksi. Menurutnya, dukungan terhadap pemasaran menjadi bagian yang tidak kalah penting karena menentukan sejauh mana produk mampu bersaing.

“Kalau produksi sudah berjalan tetapi pasarnya terbatas, usaha akan sulit berkembang. Karena itu, pemerintah perlu membantu membuka jejaring pemasaran dan mempertemukan pelaku usaha dengan pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Sudi juga mengingatkan pelaku ekonomi kreatif agar memperhatikan kualitas dan konsistensi produk ketika mulai menyasar pasar nasional. Kemasan, standar produk dan pelayanan kepada konsumen harus ditingkatkan agar kepercayaan pembeli tetap terjaga.

Menurutnya, perluasan pasar seharusnya dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan kekuatan produk khas Pati. Identitas lokal justru dapat menjadi daya tarik apabila dikemas secara modern dan sesuai dengan selera pasar.

“Produk Pati harus memiliki ciri khas. Jangan kehilangan identitas lokal ketika ingin masuk ke pasar yang lebih luas. Justru kekhasan itu yang bisa menjadi keunggulan,” ungkapnya.

Sudi optimistis ekonomi kreatif dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah apabila promosi dan pemasaran terus diperkuat. Ia mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas kreatif dan generasi muda untuk membangun pasar produk lokal.

“Targetnya jangan hanya produk dikenal di Pati. Kita harus punya keberanian membawa produk kreatif Pati ke pasar nasional, bahkan kalau memungkinkan sampai ke pasar internasional,” pungkasnya.

(ADV)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *