banner 728x250

Revitalisasi Stadion Joyo Kusumo Diminta Matang, DPRD Pati Soroti Persiapan Teknis

banner 120x600
banner 468x60

PATI, redaksinusantara.id — Rencana revitalisasi Stadion Joyo Kusumo Kabupaten Pati dinilai membutuhkan persiapan yang matang sebelum masuk ke tahap pekerjaan fisik. Komisi C DPRD Pati menilai sejumlah aspek teknis dan administratif harus dipastikan terlebih dahulu agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana.

Anggota Komisi C DPRD Pati dari Fraksi PKB, Muntamah, mengatakan pembangunan stadion tidak cukup hanya mengandalkan ketersediaan anggaran. Perencanaan teknis juga harus disiapkan secara menyeluruh, termasuk menentukan tahapan pekerjaan yang akan dilakukan.

“Stadion ini merupakan pekerjaan besar, sehingga perencanaannya harus benar-benar matang. Jangan sampai pekerjaan sudah dimulai, tetapi masih ada hal-hal teknis maupun administrasi yang belum siap,” ujar Muntamah.

Menurutnya, koordinasi antara pemerintah daerah dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) menjadi bagian penting sebelum revitalisasi dilaksanakan. Pemerintah perlu memastikan desain, kebutuhan pekerjaan, mekanisme pelaksanaan hingga tahapan pembangunannya telah memiliki dasar yang jelas.

Muntamah menilai proses persiapan tersebut juga diperlukan untuk menyesuaikan antara rencana pembangunan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.

“Perlu dihitung secara detail apa yang bisa dikerjakan terlebih dahulu dan bagaimana tahap berikutnya. Dengan begitu, pembangunan tidak berjalan tanpa arah,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar setiap tahapan pekerjaan memiliki perencanaan yang saling berkaitan. Apabila pembangunan dilakukan secara bertahap, tahapan awal harus disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan pembangunan pada tahap selanjutnya.

Komisi C, lanjut Muntamah, akan terus mendorong agar koordinasi antara DPRD, Pemkab Pati dan pihak terkait dilakukan secara intensif. Hal tersebut dinilai penting untuk menghindari persoalan ketika proyek sudah masuk tahap pelaksanaan.

“Kita ingin Stadion Joyo Kusumo benar-benar dibangun dengan perencanaan yang kuat. Bukan hanya cepat dimulai, tetapi juga jelas bagaimana penyelesaiannya,” katanya.

Muntamah berharap pemerintah daerah segera memperoleh kejelasan mengenai skema pembangunan sehingga DPRD dapat ikut mengawal proses revitalisasi tersebut dari sisi perencanaan maupun penganggaran.

“Kalau persiapannya sudah matang, tentu pelaksanaannya akan lebih terarah dan pengawasannya juga lebih mudah,” pungkasnya.

(ADV)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *