banner 728x250

Desa Winong Raih Juara Pertama, DPRD Apresiasi Turnamen Voli Antar Desa Winong

banner 120x600
banner 468x60

PATI, redaksinusantara.id — Persaingan dalam Turnamen Bola Voli Antar Desa Kecamatan Winong 2026 akhirnya menghasilkan Desa Winong sebagai juara pertama. Kompetisi tersebut juga menempatkan Parang Garudo Desa Godo sebagai juara kedua, sementara Pemuda Desa Pekalongan berhasil mengamankan posisi ketiga.

Anggota DPRD Pati Fraksi Demokrat, Suharmanto, mengapresiasi seluruh tim yang telah mengikuti turnamen hingga pertandingan final. Sebagai wakil rakyat yang daerah pemilihannya mencakup Kecamatan Winong, ia menilai hasil kompetisi tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap olahraga, khususnya bola voli.

“Selamat kepada Desa Winong yang berhasil menjadi juara pertama. Apresiasi juga untuk Parang Garudo Desa Godo dan Pemuda Desa Pekalongan yang masing-masing meraih posisi kedua dan ketiga,” kata Suharmanto.

Menurutnya, keberhasilan menjadi juara merupakan hasil dari kekompakan dan kerja keras tim selama menjalani pertandingan. Namun, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat para pemain cepat berpuas diri.

“Juara adalah hasil dari proses yang sudah dilalui. Setelah mendapatkan kemenangan, tantangannya justru bagaimana mempertahankan dan meningkatkan kemampuan. Jangan berhenti berlatih hanya karena sudah menjadi juara,” ujarnya.

Suharmanto juga memberikan apresiasi terhadap seluruh peserta yang telah berani mengikuti kompetisi. Baginya, keikutsertaan dalam turnamen merupakan pengalaman berharga, terutama bagi pemain-pemain muda.

“Tidak semua tim bisa pulang membawa piala, tetapi semua pemain pulang membawa pengalaman. Itu juga merupakan bagian penting dari sebuah kompetisi,” jelasnya.

Ia berharap turnamen tersebut dapat menjadi agenda olahraga yang semakin berkembang di Kecamatan Winong. Menurutnya, semakin banyak kompetisi digelar, semakin besar pula peluang bagi pemain muda untuk mengukur kemampuan mereka.

“Kalau kompetisi rutin digelar, pemain akan semakin terbiasa menghadapi pertandingan. Dari situ kemampuan mereka bisa berkembang dan kita bisa melihat siapa saja yang punya potensi untuk dibina lebih lanjut,” ungkap Suharmanto.

Suharmanto juga mendorong agar pemain yang memiliki kemampuan lebih menonjol dapat memperoleh kesempatan untuk mengikuti kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

“Potensi anak-anak muda di desa jangan sampai berhenti hanya karena tidak ada kompetisi lanjutan. Kalau ada yang bagus, harus diberikan jalan untuk berkembang dan kalau memungkinkan bisa masuk ke kompetisi atau seleksi tingkat Kabupaten Pati,” tambahnya.

Ia berharap penyelenggaraan turnamen berikutnya dapat semakin meriah dengan keterlibatan lebih banyak tim dari desa-desa di Kecamatan Winong.

“Semoga tahun depan pesertanya semakin banyak, persaingannya semakin sehat dan kualitas pertandingannya semakin baik. Yang kita cari bukan hanya juara, tetapi juga bibit-bibit pemain yang bisa berkembang,” tandasnya.

(ADV)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *