PATI – Kekayaan kuliner Kabupaten Pati turut menjadi bagian dari agenda Selametan Agung Pesta Rakyat. Sebanyak 10.000 porsi makanan khas Pati disiapkan dalam kegiatan yang dihadiri Ketua DPRD Pati Ali Badrudin bersama jajaran Komisi D dan Forkopimda.
Ali menilai penyajian makanan khas daerah dalam kegiatan masyarakat dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan potensi kuliner Pati kepada masyarakat secara lebih luas.
“Pati memiliki banyak makanan khas yang menjadi bagian dari identitas daerah. Ketika disajikan dalam kegiatan seperti ini, tentu menjadi kesempatan untuk semakin mengenalkan kuliner Pati,” ujar Ali.
Menurutnya, kuliner lokal tidak hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga dapat berkaitan dengan aktivitas ekonomi masyarakat.
Karena itu, ia berharap kegiatan serupa dapat memberikan ruang lebih besar bagi pelaku usaha kuliner dan UMKM lokal.
“Di balik kuliner ada masyarakat yang memproduksi, menjual, dan mengembangkan usahanya. Jadi potensi ini harus terus kita dorong,” katanya.
Selain kuliner, kegiatan juga dimeriahkan pentas Wayang Kulit Ki Rama Aditya dan Ki Bowo Asmoro serta penampilan Gareng Semarang dan Sinden Eka Solo.
Ali mengatakan budaya dan kuliner merupakan dua potensi daerah yang dapat berjalan beriringan dalam kegiatan masyarakat.
“Budaya dan kuliner sama-sama menjadi kekayaan Pati. Keduanya harus kita rawat dan promosikan,” pungkasnya.
(ADV)





















