banner 728x250

Hardi: Pencegahan Tawuran Remaja Butuh Sinergi Orang Tua, Polisi, dan TNI

banner 120x600
banner 468x60

PATI, redaksinusantara.id – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati Hardi menegaskan bahwa upaya mencegah tawuran pelajar dan aksi kelompok remaja yang membawa senjata tajam membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian dan TNI, tetapi juga harus didukung peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka.

Hardi mengatakan, pengawasan terhadap remaja perlu diperkuat, terutama pada malam hari ketika potensi terjadinya aksi tawuran maupun tindak kriminal meningkat. Ia meminta aparat keamanan terus meningkatkan patroli di titik-titik yang dinilai rawan.

“Masalah kamtibmas ini memang perlu ditingkatkan. Saya mengharapkan kepada pihak kepolisian dan TNI untuk mengawasi lingkungan. Saya juga mengharapkan orang tua agar mengawasi anak dan cucunya, jangan sampai terjadi tawuran,” ujar Hardi.

Politisi Partai Gerindra itu menilai keluarga merupakan benteng pertama dalam membentuk karakter anak. Karena itu, orang tua harus mengetahui aktivitas maupun pergaulan anak agar tidak mudah terpengaruh ajakan melakukan tindakan yang melanggar hukum.

Ia juga mengingatkan agar orang tua lebih peduli ketika anak keluar rumah pada malam hari. Menurutnya, langkah sederhana seperti memastikan keberadaan anak dapat mencegah mereka terlibat dalam aksi kekerasan.

“Apalagi kalau ada yang membawa senjata tajam pada malam hari. Orang tualah yang harus mengawasi. Kalau anak keluar rumah, orang tua harus peka dan mencarinya bila diperlukan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Dengan begitu, Kabupaten Pati bisa tetap tenang dan kondusif,” tegasnya.

Hardi berharap sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, sekolah, dan keluarga terus diperkuat agar Kabupaten Pati tetap menjadi daerah yang aman serta nyaman bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Belakangan, kasus tawuran pelajar kembali menjadi perhatian publik setelah Polsek Pati mengamankan sembilan pelajar yang diduga terlibat tawuran di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Pati. Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan pembinaan terhadap remaja secara berkelanjutan.

(ADV)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *