banner 728x250

Adopsi Konsep Malioboro, Pedestrian Alun-alun Pati Senilai Rp18 Miliar Mulai Dibongkar

banner 120x600
banner 468x60

PATI, redaksinusantara.id – Pemandangan anyar kini menyelimuti kawasan Jalan Panglima Sudirman di sisi barat Alun-alun Pati. Deretan trotoar kusam yang telah bertahun-tahun menghiasi pusat kota mulai dibongkar, menandai dimulainya proyek penataan kawasan pejalan kaki (pedestrian) yang lebih modern, estetik, dan inklusif.

Proses pembongkaran fisik ini membentang mulai dari pelataran Masjid Agung Baitunnur hingga area depan Kantor Bank Jateng. Sejumlah alat berat beserta regu pekerja dikerahkan secara bertahap untuk membersihkan lokasi sebelum pengerjaan konstruksi utama dimulai oleh pemerintah pusat.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, membeberkan bahwa penataan trotoar di jantung kota ini mengusung konsep ramah pejalan kaki layaknya ikon kenamaan Kota Pelajar.

“Jalur trotoar ini akan dipoles total. Konsep penataannya bakal mengadopsi nuansa pedestrian ala Jalan Malioboro Yogyakarta,” ungkap Chandra.

Langkah beautifikasi ini diproyeksikan menghadirkan lanskap baru pusat Kota Pati agar kian rapi dan menyenangkan bagi pejalan kaki. Selain memfungsikan kembali hak pejalan kaki, kawasan ini disiapkan menjadi ruang publik baru yang lebih dinamis dan menghidupkan suasana kota.

Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya DPUTR Kabupaten Pati, Arief Wahyudi, mengonfirmasi bahwa instansinya hanya memegang porsi pekerjaan pembongkaran awal. Adapun rancangan arsitektur hingga tahap eksekusi fisik diserahkan sepenuhnya kepada Balai Strategis Penataan Perkotaan Kementerian PUPR.

“Peran DPUTR sebatas pembersihan dan pembongkaran struktur lama. Mengenai cetak biru desain, perencanaan teknis, hingga pengerjaan fisik sepenuhnya dieksekusi oleh Balai Strategis Penataan Perkotaan Kementerian PUPR,” terang Arief.

Ia menambahkan, revitalisasi ini bukan sekadar urusan ganti keramik trotoar. Proyek ini bertujuan menciptakan tata ruang kota yang tertib, aman, sekaligus dapat diakses oleh semua kalangan tanpa terkecuali.

“Arah penataan ini fokus pada kenyamanan pejalan kaki, mewujudkan jalur pedestrian yang aman, rapi, serta sepenuhnya aksesibel dan ramah bagi kawan-kawan penyandang disabilitas,” imbuhnya.

Berbekal kucuran dana pembangunan mencapai Rp18 miliar dari APBN Kementerian PUPR, koridor Jalan Panglima Sudirman dipastikan bakal bersolek drastis. Setelah rampung nanti, kawasan ini digadang-gadang bakal menjadi ikon kebanggaan baru sekaligus simbol modernisasi pusat Kota Pati.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *