PATI, redaksinusantara.id – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Teguh Bandang Waluyo, menilai banjir rob yang melanda Desa Tanggulsari, Kecamatan Tayu, tidak hanya berdampak pada infrastruktur dan ekonomi masyarakat, tetapi juga memengaruhi tumbuh kembang generasi muda di kawasan pesisir.
Pria yang akrab disapa Bandang itu mengatakan anak-anak menjadi salah satu kelompok yang paling terdampak ketika banjir rob terus terjadi dalam jangka waktu lama. Mereka harus beraktivitas di lingkungan yang tergenang dan menghadapi berbagai keterbatasan dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak-anak seharusnya bisa belajar dan bermain dengan nyaman. Tetapi ketika lingkungan tempat tinggal mereka terus tergenang air, tentu kondisi itu akan memengaruhi aktivitas dan kualitas hidup mereka,” katanya.
Bandang menuturkan, pemerintah perlu melihat persoalan rob dari sudut pandang yang lebih luas. Penanganan rob bukan hanya soal membangun tanggul atau memperbaiki infrastruktur, tetapi juga menyangkut masa depan masyarakat pesisir.
Menurutnya, jika persoalan tersebut tidak segera diselesaikan, generasi muda di wilayah terdampak akan terus hidup dalam kondisi yang tidak ideal.
“Ketika rob terjadi terus-menerus, anak-anak tumbuh dalam situasi yang serba terbatas. Karena itu, penanganan rob sejatinya adalah investasi untuk masa depan generasi pesisir,” ujarnya.
Ia juga meminta pemerintah mempercepat program perlindungan kawasan pesisir agar masyarakat mendapatkan kepastian dan rasa aman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Sebagai putra daerah yang berasal dari Kecamatan Tayu, Bandang mengaku memahami betul keresahan yang dirasakan warga. Karena itu, ia berkomitmen terus mengawal aspirasi masyarakat agar penanganan rob menjadi prioritas pembangunan daerah.
“Sebagai wakil rakyat dari wilayah pesisir, saya ingin masyarakat Tayu dan sekitarnya bisa hidup lebih baik. Kita tidak boleh membiarkan persoalan ini diwariskan kepada generasi berikutnya tanpa solusi yang jelas,” tegasnya.
Bandang berharap upaya penanganan rob dapat segera direalisasikan melalui kerja sama semua pihak sehingga anak-anak dan masyarakat pesisir dapat menjalani kehidupan yang lebih aman, sehat, dan sejahtera.
(ADV)





















