Derasnya arus informasi di media sosial seringkali membawa dampak negatif berupa penyebaran berita bohong atau hoaks. Menanggapi hal ini, Anggota Komisi C DPRD Pati, Haryono, menegaskan bahwa Diskominfo memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi benteng pertahanan informasi bagi masyarakat.
Haryono menilai hoaks dapat memicu perpecahan dan ketidakpercayaan terhadap pemerintah jika tidak ditangani dengan serius. Oleh karena itu, peran Diskominfo dalam melakukan verifikasi dan memberikan klarifikasi (counter-messaging) menjadi sangat krusial di tengah banjir informasi yang terjadi setiap hari.
“Ini penting untuk menangkal hoaks sekaligus memperkuat kepercayaan publik,” tegas Haryono. Menurutnya, Diskominfo harus bertindak cepat dalam meluruskan informasi yang salah sebelum menjadi bola salju yang meresahkan warga.
Ia juga mengajak masyarakat untuk selalu mengonfirmasi setiap informasi yang diterima melalui kanal resmi Diskominfo. Sinergi antara pemerintah yang sigap memberikan klarifikasi dan warga yang cerdas memilah informasi dianggap Haryono sebagai kunci menciptakan situasi daerah yang kondusif.
(ADV)

















