banner 728x250

DPUTR Pati Tangani Tiga Ruas Jalan Winong-Pucakwangi, Metode Disesuaikan Kondisi Lapangan

banner 120x600
banner 468x60

PATI, redaksinusantara.id – Upaya peningkatan kualitas infrastruktur jalan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Kali ini, penanganan dilakukan pada sejumlah ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Winong hingga Kecamatan Pucakwangi.

Pekerjaan tersebut meliputi ruas Mencon-Kletek, Kletek-Terteg, serta Winong-Pucakwangi dengan total anggaran sekitar Rp6,143 miliar. Pelaksanaan pekerjaan ditargetkan berlangsung selama 120 hari.

Plt Sekretaris DPUTR Kabupaten Pati, Widyotomo, membenarkan adanya pekerjaan tersebut. Ia menjelaskan, penanganan tidak dilakukan dengan satu jenis konstruksi, melainkan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing ruas jalan.

“Benar, ada tiga ruas yang mendapatkan penanganan. Metode pekerjaannya berbeda-beda karena menyesuaikan kondisi jalan di masing-masing lokasi,” ujar Widyotomo.

Menurutnya, perbedaan metode tersebut merupakan bagian dari upaya agar pekerjaan yang dilakukan dapat memberikan hasil yang optimal. Ruas jalan yang membutuhkan konstruksi lebih kuat mendapatkan penanganan dengan metode rigid, sementara ruas lainnya ditangani melalui pelapisan ulang.

“Jadi tidak semuanya menggunakan metode yang sama. Ada yang menggunakan rigid dan ada yang dilakukan overlay. Penanganannya disesuaikan dengan kondisi lapangan dan kebutuhan konstruksi jalannya,” jelasnya.

Untuk ruas Jalan Mencon-Kletek, pekerjaan dilakukan sepanjang sekitar 1.680 meter dengan lebar rencana 4 meter. Penanganannya menggunakan konstruksi rigid beton FS45.

Kemudian ruas Jalan Kletek-Terteg mendapatkan rehabilitasi sepanjang 590 meter dengan lebar rencana 4,5 meter. Pekerjaan dilakukan berupa overlay AC-BC dengan ketebalan sekitar 5 hingga 7 sentimeter.

Sementara ruas Jalan Winong-Pucakwangi ditangani sepanjang sekitar 1.300 meter dengan lebar rencana 4,5 meter. Pada ruas ini dilakukan overlay AC-WC dengan ketebalan sekitar 4 hingga 6 sentimeter.

Widyotomo menuturkan, rehabilitasi sejumlah ruas tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki permukaan jalan, tetapi juga menjaga keberlanjutan fungsi jalan sebagai akses penghubung masyarakat di wilayah Winong dan Pucakwangi.

“Harapannya setelah pekerjaan selesai, kondisi jalan menjadi lebih baik dan fungsi ruas jalan sebagai penghubung antarwilayah bisa semakin optimal. Tentunya ini juga untuk mendukung aktivitas masyarakat yang menggunakan akses tersebut,” katanya.

Dengan penanganan tersebut, masyarakat di sepanjang jalur Winong-Pucakwangi diharapkan memperoleh akses transportasi yang lebih nyaman. Perbaikan infrastruktur jalan juga diharapkan memberikan dampak terhadap kelancaran mobilitas warga serta aktivitas ekonomi di wilayah yang dilalui.

(ADV)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *