banner 728x250

Anak-anak Mulai Trauma, DPRD Pati Ingatkan Dampak Psikologis Kasus MBG

banner 120x600
banner 468x60

PATI, redaksinusantara.id – Selain penanganan medis, kondisi psikologis siswa yang mengalami dugaan keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Gembong juga mendapat perhatian DPRD Pati.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Pati dari Fraksi Golkar, Endah Sri Wahyuningati, mengatakan sejumlah anak bahkan mengaku mengalami trauma setelah kejadian tersebut.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena tujuan program MBG adalah memberikan manfaat bagi tumbuh kembang anak, bukan justru menimbulkan ketakutan terhadap makanan yang diberikan.

“Kami berharap ini akan menjadi sebuah evaluasi supaya anak-anak juga tidak trauma. Karena tadi anak-anak juga ada yang bilang trauma,” ujar Endah.

Ia mengatakan respons anak terhadap makanan juga beragam. Ada siswa yang mengaku makanan tersebut enak dan bahkan menghabiskannya, sementara di sisi lain muncul keluhan kesehatan setelah makanan dikonsumsi.

“Walaupun ada yang bilang tadi makannya sampai habis. Enak makanannya. Mereka enggak merasa itu basi, bau, enggak, tapi kok bisa menimbulkan efek seperti ini,” katanya.

Endah menilai kondisi tersebut semakin memperkuat perlunya pemeriksaan secara ilmiah untuk mengetahui penyebabnya.

“Memang harus ada pemeriksaan khusus secara lab, apa yang membuat anak-anak menjadi keracunan,” tegasnya.

Ia berharap hasil evaluasi tidak hanya menjawab penyebab kejadian, tetapi juga mampu mengembalikan rasa aman siswa dan kepercayaan orang tua terhadap program MBG.

(ADV)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *