PATI, redaksinusantara.id – Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Adam Maulana, menilai rencana peningkatan tunjangan RT dan RW harus dibarengi dengan penguatan kinerja di tingkat lingkungan.
Menurut Adam, RT dan RW merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi antara masyarakat dan pemerintah desa. Karena itu, peningkatan tunjangan harus diikuti dengan peningkatan kontribusi dalam pelayanan warga.
“Jangan hanya berbicara mengenai kenaikan nominal. Yang lebih penting adalah bagaimana pelayanan kepada masyarakat juga semakin maksimal,” kata Adam.
Ia menilai kebutuhan RT dan RW di lapangan cukup beragam, mulai dari membantu administrasi warga, menyampaikan informasi pemerintah, hingga melakukan koordinasi ketika muncul persoalan sosial di lingkungan.
Dengan adanya usulan kenaikan dari Rp1 juta menjadi Rp1,5 juta per tahun mulai 2027, Adam berharap pemerintah juga memberikan perhatian terhadap aspek pembinaan.
“Kalau tunjangan ditingkatkan, pembinaan dan penguatan kapasitas juga penting supaya mereka semakin memahami tugasnya,” ujarnya.
Adam mengatakan DPRD akan melihat secara cermat kemampuan anggaran daerah sebelum kebijakan tersebut ditetapkan.
Menurutnya, kebutuhan tambahan anggaran sekitar Rp4,5 miliar per tahun harus dihitung secara proporsional dengan program-program prioritas lainnya.
“Kita dukung sepanjang perencanaannya jelas dan kemampuan keuangan daerah memungkinkan,” pungkasnya.
(ADV)





















