PATI, redaksinusantara.id – Komisi C DPRD Kabupaten Pati meminta pengawasan terhadap pembangunan trotoar di Jalan Panglima Sudirman dilakukan secara lebih intensif. Pengawasan dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai perencanaan dan menghasilkan pekerjaan yang berkualitas.
Anggota Komisi C DPRD Pati, Miftahul Abid, menyampaikan hal tersebut setelah mengikuti inspeksi mendadak (sidak) bersama jajaran Komisi C di lokasi pembangunan, Selasa (6/10/2026).
Menurutnya, pengawasan tidak seharusnya hanya dilakukan ketika proyek mendekati penyelesaian. Pemeriksaan perlu dilakukan sejak awal pengerjaan agar setiap kekurangan dapat segera diketahui dan diperbaiki.
“Pengawasan harus dilakukan sejak pekerjaan dimulai hingga selesai. Kalau ada yang tidak sesuai, sebaiknya langsung dibenahi, jangan menunggu proyek sudah selesai,” ujarnya.
Miftahul menilai pengawasan menjadi semakin penting karena pembangunan tersebut menggunakan anggaran pemerintah. Penggunaan anggaran publik, menurutnya, harus diikuti dengan hasil pekerjaan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Ia menegaskan masyarakat memiliki hak untuk memperoleh fasilitas umum yang aman, nyaman, dan memiliki kualitas sesuai dengan standar yang ditetapkan.
“Setiap anggaran yang dikeluarkan pemerintah harus bisa dipertanggungjawabkan melalui hasil pekerjaan yang baik. Masyarakat tentu berhak mendapatkan fasilitas yang layak,” katanya.
Selain memantau hasil pekerjaan, Miftahul meminta pengawas proyek lebih aktif mengecek material yang digunakan serta teknis pemasangannya. Hal tersebut diperlukan untuk mencegah munculnya pekerjaan yang kurang rapi atau tidak sesuai spesifikasi.
Menurutnya, kualitas proyek tidak semata-mata ditentukan dari kondisi setelah pembangunan selesai. Proses pengerjaan juga menjadi faktor penting yang harus mendapat perhatian.
“Material yang digunakan dan proses pemasangannya harus diperiksa dengan baik. Kalau ada bagian yang kurang rapi atau tidak sesuai, jangan dibiarkan,” jelasnya.
Miftahul memastikan DPRD Pati akan tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap pembangunan trotoar tersebut hingga pekerjaan rampung. Ia berharap pengawasan yang dilakukan dapat mendorong proyek menghasilkan fasilitas yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami melakukan pengawasan bukan untuk mencari kesalahan, tetapi memastikan pembangunan yang dikerjakan pemerintah benar-benar sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
(ADV)





















