PATI, redaksinusantara.id – DPRD Kabupaten Pati menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan kepemimpinan di RSUD RAA Soewondo Pati di tengah beredarnya isu pengunduran diri Direktur RSUD, dr. Rini Susilowati. Pasalnya, rumah sakit milik pemerintah daerah itu menjadi salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin mengatakan, hingga kini pihaknya belum menerima surat resmi terkait pengunduran diri tersebut. Meski demikian, jika kabar itu benar, pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah sesuai mekanisme yang berlaku.
“Untuk posisi Direktur RSUD Soewondo itu tidak boleh kosong, karena itu menyangkut pelayanan,” tegas Ali.
Menurutnya, jabatan direktur memiliki peran strategis dalam mengendalikan manajemen rumah sakit, mulai dari pelayanan medis, pengelolaan sumber daya manusia hingga pengambilan kebijakan operasional. Karena itu, proses pergantian pimpinan harus dilakukan secara cepat namun tetap sesuai aturan.
Ali menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pelayanan kesehatan yang berjalan di RSUD Soewondo. Ia berharap seluruh tenaga kesehatan tetap bekerja secara profesional meski muncul berbagai informasi mengenai pergantian pimpinan.
“Yang paling penting adalah pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal. Jangan sampai isu yang berkembang justru memengaruhi kualitas pelayanan di rumah sakit,” ujarnya.
Ia juga berharap Pemkab Pati segera memberikan penjelasan resmi agar tidak muncul berbagai asumsi di tengah masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang terbuka akan memberikan kepastian sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pelayanan kesehatan daerah.
(ADV)





















