PATI – Dukungan terhadap keberlanjutan Program Beasiswa Garuda di Kabupaten Pati kembali ditegaskan melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pati, Bank Jateng, dan Baznas Kabupaten Pati.
Dalam audiensi yang berlangsung di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Senin (6/7), Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra memastikan pencairan bantuan biaya hidup yang tertunda selama tiga bulan akan dilakukan pada pekan depan.
Sementara itu, Pimpinan Bank Jateng Cabang Koordinator Pati, Pramudjianto, menyatakan bahwa beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu dan berprestasi tetap menjadi salah satu prioritas penggunaan dana CSR Bank Jateng.
Pada tahun 2026, Bank Jateng mengalokasikan dana CSR sebesar Rp1,5 miliar untuk berbagai kegiatan sosial, termasuk mendukung keberlanjutan program beasiswa.
Pemkab Pati juga sedang menyusun regulasi baru agar pembiayaan program tidak hanya bergantung pada CSR, tetapi memiliki dasar pendanaan yang lebih kuat melalui APBD.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian bagi 183 mahasiswa penerima Beasiswa Garuda agar dapat menyelesaikan pendidikan tanpa terkendala biaya hidup.





















