PATI – DPRD Kabupaten Pati mengajak seluruh masyarakat, khususnya para petani, untuk mengedepankan komunikasi dan penyampaian aspirasi melalui jalur yang tepat apabila menemukan persoalan di sektor pertanian. Langkah tersebut dinilai penting agar setiap permasalahan dapat diselesaikan secara objektif tanpa memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, mengatakan sektor pertanian merupakan penopang utama perekonomian Kabupaten Pati sehingga stabilitas dan kondusivitasnya harus dijaga bersama. Menurutnya, setiap informasi yang berkaitan dengan dugaan praktik yang merugikan petani perlu diklarifikasi berdasarkan fakta agar tidak berkembang menjadi isu yang menimbulkan keresahan.
“Petani jangan ragu menyampaikan keluhan apabila memang ada persoalan di lapangan. Namun, penyampaiannya sebaiknya melalui mekanisme yang benar sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak yang berwenang,” ujar Muslihan.
Ia menjelaskan bahwa komunikasi antara petani, pemerintah desa, kelompok tani, hingga instansi terkait perlu diperkuat untuk mencari solusi atas setiap persoalan yang muncul. Dengan cara tersebut, berbagai permasalahan dapat diselesaikan melalui musyawarah sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih luas.
Menurut Muslihan, DPRD Kabupaten Pati selalu membuka ruang dialog dengan masyarakat. Berbagai aspirasi yang diterima akan menjadi bahan evaluasi dan pembahasan bersama pemerintah daerah untuk mencari langkah penyelesaian yang berpihak kepada kepentingan petani.
“Kami ingin setiap persoalan diselesaikan secara terbuka dan berdasarkan data yang valid. DPRD siap memfasilitasi komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah apabila memang diperlukan,” jelas politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Verifikasi terhadap setiap informasi dinilai penting agar tidak memunculkan kesimpangsiuran yang berpotensi mengganggu hubungan antarwarga maupun aktivitas pertanian.
Selain menjalankan fungsi pengawasan, Komisi B DPRD Kabupaten Pati berkomitmen terus mengawal berbagai kebijakan di sektor pertanian agar memberikan perlindungan dan kepastian bagi petani. Masukan dari masyarakat akan menjadi bagian penting dalam penyusunan rekomendasi kepada pemerintah daerah.
Muslihan berharap sinergi antara petani, pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat. Dengan komunikasi yang baik dan penyelesaian persoalan melalui jalur resmi, iklim pertanian di Kabupaten Pati diharapkan tetap kondusif sehingga produktivitas dan kesejahteraan petani dapat terus meningkat.
(ADV)





















