PATI – DPRD Kabupaten Pati terus memperkuat fungsi pengawasan terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai upaya mendorong peningkatan kinerja perusahaan milik pemerintah daerah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mempelajari sistem pengawasan dan tata kelola BUMD di Kabupaten Sleman yang dinilai telah menerapkan mekanisme pengelolaan secara lebih efektif.
Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Warsiti, mengatakan kunjungan kerja tersebut menjadi kesempatan untuk memperoleh referensi dalam memperbaiki sistem pengawasan BUMD di Kabupaten Pati. Menurutnya, perusahaan daerah harus mampu dikelola secara profesional agar memberikan manfaat yang nyata bagi pembangunan daerah.
“Kami ingin BUMD memiliki tata kelola yang semakin baik sehingga mampu berkembang secara sehat, memberikan pelayanan yang optimal, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah,” ujar Warsiti.
Ia menjelaskan bahwa penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme menjadi fondasi penting dalam pengelolaan perusahaan daerah. Oleh sebab itu, DPRD terus mendorong agar setiap kebijakan strategis BUMD dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dan berorientasi pada peningkatan kinerja.
Menurut Warsiti, hasil studi komparatif di Kabupaten Sleman memberikan banyak masukan mengenai pola koordinasi antara DPRD, pemerintah daerah, dan manajemen BUMD dalam menjalankan fungsi pengawasan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi referensi untuk memperkuat sistem pengawasan di Kabupaten Pati.
“Pengawasan yang baik bukan hanya bertujuan menemukan kekurangan, tetapi juga memastikan setiap perusahaan daerah memiliki ruang untuk terus melakukan perbaikan dan berkembang secara berkelanjutan,” jelas politisi PDI Perjuangan tersebut.
Ia menambahkan bahwa evaluasi terhadap kinerja BUMD perlu dilakukan secara berkala agar perkembangan perusahaan dapat dipantau secara objektif. Dengan adanya evaluasi yang berkesinambungan, DPRD dapat memberikan masukan maupun rekomendasi yang tepat dalam mendukung pengembangan perusahaan daerah.
Selain itu, Warsiti berharap seluruh jajaran pengelola BUMD terus meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan dengan mengedepankan integritas, efisiensi, dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, perusahaan daerah yang sehat akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Sebagai anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Warsiti menegaskan pihaknya akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara optimal guna mendorong BUMD menjadi lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Ia berharap perusahaan daerah mampu menjadi salah satu penggerak pembangunan sekaligus memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
(ADV)





















