PATI, redaksinusantara.id – Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PPP, Yassin Shodiq, menilai kebiasaan disiplin yang dibangun di lingkungan pesantren menjadi bekal penting bagi siswa untuk meraih prestasi di sekolah umum. Menurut tokoh agama yang dikenal luas di wilayah Pati Utara itu, pendidikan pesantren tidak hanya membentuk pemahaman agama, tetapi juga karakter yang mendukung keberhasilan akademik.
Yassin mengatakan kehidupan santri yang terbiasa mengikuti jadwal belajar, beribadah, hingga menaati aturan pondok secara konsisten akan membentuk pribadi yang bertanggung jawab. Kebiasaan tersebut dinilai berdampak positif ketika mereka menempuh pendidikan formal.
“Anak-anak yang terbiasa hidup disiplin di pesantren umumnya lebih mudah mengatur waktu. Mereka tahu kapan belajar, kapan beribadah, dan kapan beristirahat. Kebiasaan itu sangat membantu saat mengikuti pendidikan di sekolah umum,” ujar Yassin.
Menurutnya, anggapan bahwa pesantren akan menghambat prestasi akademik sudah tidak relevan. Saat ini banyak pesantren yang mampu menyeimbangkan pendidikan agama dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Ia menambahkan, karakter seperti menghormati guru, jujur, dan mandiri merupakan nilai yang sangat dibutuhkan di dunia pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat.
“Prestasi tidak hanya diukur dari nilai rapor. Anak yang memiliki disiplin, tanggung jawab, dan adab yang baik akan lebih siap menghadapi tantangan pendidikan maupun dunia kerja. Itulah keunggulan yang dibentuk di pesantren,” tegasnya.
Yassin berharap masyarakat tidak lagi memandang pesantren sebagai lembaga pendidikan yang hanya mencetak ahli agama. Menurutnya, pesantren justru menjadi mitra strategis sekolah dalam melahirkan generasi yang berprestasi sekaligus berakhlakul karimah.
(ADV)





















