banner 728x250

Joni Kurnianto Tekankan Pembangunan Infrastruktur Air Berbasis Data

banner 120x600
banner 468x60

PATI, redaksinusantara.id — Ancaman kekeringan yang berulang di sejumlah wilayah Kabupaten Pati dinilai perlu ditangani melalui perencanaan infrastruktur yang lebih matang. Pemerintah daerah didorong untuk tidak hanya mengandalkan distribusi bantuan air saat kemarau, tetapi mulai memperkuat sarana penyediaan air secara berkelanjutan.

Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, mengatakan persoalan ketersediaan air seharusnya menjadi salah satu pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan daerah. Terutama bagi wilayah yang setiap tahun mengalami penurunan sumber air ketika musim kemarau.

Menurutnya, kebutuhan infrastruktur tidak bisa disamaratakan. Pembangunan sumur bor, jaringan perpipaan hingga fasilitas penampungan air perlu disesuaikan dengan karakteristik wilayah dan jumlah masyarakat yang membutuhkan.

“Kalau suatu wilayah berulang kali mengalami kekurangan air saat kemarau, tentu infrastrukturnya perlu diperkuat. Ini harus masuk dalam perencanaan pembangunan, bukan baru bergerak ketika kekeringan sudah terjadi,” ujar Joni.

Selain memperkuat sumber air, ia menilai keberadaan tempat penampungan juga penting sebagai bagian dari strategi menghadapi musim kering. Air yang tersedia selama musim penghujan dapat dikelola dan disimpan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat ketika curah hujan mulai menurun.

Joni juga meminta pemerintah melakukan pemetaan secara menyeluruh sebelum menentukan pembangunan sarana air. Data mengenai wilayah rawan, jumlah warga terdampak serta jenis infrastruktur yang dibutuhkan dinilai menjadi dasar agar anggaran dapat digunakan secara tepat sasaran.

“Perencanaannya harus berbasis data. Kita perlu mengetahui daerah mana yang paling rawan, berapa masyarakat yang terdampak, dan fasilitas seperti apa yang paling dibutuhkan,” jelasnya.

Dengan langkah tersebut, Joni berharap pembangunan infrastruktur air tidak lagi bersifat reaktif. Penguatan sarana sejak awal dinilai dapat membantu masyarakat memperoleh akses air yang lebih stabil sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bantuan ketika musim kemarau berlangsung.

(ADV)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *