banner 728x250

DPRD Pati Soroti Dampak Hama Tikus terhadap Pendapatan Petani

banner 120x600
banner 468x60

PATI, redaksinusantara.id – Ancaman hama tikus di sektor pertanian Kabupaten Pati dinilai tidak sebatas menurunkan hasil produksi. Jika tidak segera dikendalikan, serangan tersebut juga dapat berdampak pada berkurangnya pendapatan yang diterima petani.

Anggota Komisi B DPRD Pati, Sudi Rustanto, mengatakan kerusakan tanaman akibat hama berpotensi membuat hasil panen menurun. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat memengaruhi kemampuan petani dalam mengembalikan modal usaha tani.

“Ketika tanaman rusak dan hasil panen turun, yang terdampak bukan hanya produksi, tetapi pendapatan petani. Karena itu persoalan hama harus menjadi perhatian serius pemerintah,” kata Sudi.

Menurutnya, dalam setiap musim tanam petani harus menanggung berbagai biaya, mulai dari pembelian benih, pupuk, tenaga kerja hingga kebutuhan produksi lainnya. Ketika tanaman rusak akibat serangan tikus, biaya yang telah dikeluarkan tersebut berisiko tidak tertutup secara maksimal.

Karena itu, Sudi mendorong pemerintah daerah melakukan pemetaan wilayah yang rawan serangan hama. Data tersebut dinilai penting untuk menentukan kawasan yang membutuhkan penanganan lebih cepat dan menjadi prioritas.

Selain peran pemerintah, keterlibatan kelompok tani juga dinilai penting. Sudi meminta petani memperkuat koordinasi agar pemberantasan hama dapat dilakukan secara serentak dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Jangan sampai petani sudah mengeluarkan modal besar, tetapi hasilnya berkurang karena serangan hama yang sebenarnya bisa ditekan melalui penanganan bersama,” ujarnya.

Ia berharap pengendalian hama dilakukan secara konsisten sehingga kerugian petani dapat diminimalkan dan produktivitas pertanian di Kabupaten Pati tetap terjaga.

(ADV)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *