banner 728x250

DPRD Pati Siap Kawal Proses Pergantian Direktur RSUD Soewondo

banner 120x600
banner 468x60

PATI – DPRD Kabupaten Pati menegaskan bahwa setiap proses pergantian pimpinan di lingkungan rumah sakit milik pemerintah harus dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas organisasi sekaligus memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengatakan hingga kini DPRD masih menunggu penjelasan resmi dari pemerintah daerah terkait isu pengunduran diri Direktur RSUD RAA Soewondo Pati. Menurutnya, setiap proses administrasi harus memiliki dasar hukum yang jelas agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Kami menghormati setiap keputusan yang diambil sesuai ketentuan. Namun, seluruh proses pergantian jabatan harus dilakukan secara terbuka dan mengikuti mekanisme yang berlaku agar tidak menimbulkan persoalan administratif maupun mengganggu pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ali Badrudin.

Ia menegaskan, DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan dengan meminta penjelasan kepada pemerintah daerah apabila nantinya terdapat perubahan kepemimpinan di RSUD Soewondo. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi.

“Apabila memang terjadi pergantian pimpinan, tentu DPRD akan meminta penjelasan kepada pemerintah daerah mengenai proses yang telah ditempuh. Yang terpenting adalah memastikan semuanya berjalan sesuai aturan dan pelayanan kesehatan tetap menjadi prioritas utama,” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Ali menambahkan, pergantian pejabat di lingkungan pemerintah merupakan hal yang wajar sepanjang dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan perundang-undangan. Karena itu, ia berharap seluruh pihak dapat menunggu informasi resmi serta tidak terburu-buru menyimpulkan berbagai isu yang berkembang.

Menurutnya, yang paling penting adalah menjaga kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Soewondo sebagai rumah sakit rujukan di Kabupaten Pati. Ia berharap seluruh jajaran rumah sakit tetap fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di tengah dinamika organisasi yang terjadi.

“DPRD akan terus mengawal proses ini secara objektif dan proporsional. Harapan kami, apa pun keputusan yang diambil nantinya dapat memperkuat tata kelola rumah sakit sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Pati,” pungkasnya.

(ADV)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *