PATI, redaksinusantara.id – Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) terus melakukan peningkatan kualitas infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Gunungwungkal dan sekitarnya. Kali ini, rehabilitasi menyasar tiga ruas jalan, yakni Gunungsari-Gunungwungkal, Gajihan-Ngetuk, serta Gunungwungkal-Bondol dengan total anggaran mencapai Rp4,9 miliar.
Plt Sekretaris DPUTR Kabupaten Pati, Widyotomo, mengatakan penanganan ketiga ruas jalan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kelayakan akses transportasi masyarakat.
“Rehabilitasi dilakukan pada tiga ruas jalan dengan panjang dan lebar penanganan yang berbeda. Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan agar dapat menunjang mobilitas masyarakat,” ujar Widyotomo.
Pada ruas Jalan Gunungsari-Gunungwungkal, rehabilitasi dilakukan sepanjang kurang lebih 2.025 meter dengan lebar bervariasi antara 4 hingga 6 meter. Penanganan menggunakan aspal hotmix untuk memperbaiki kondisi permukaan jalan.
Sementara itu, ruas Jalan Gajihan-Ngetuk mendapatkan penanganan sepanjang sekitar 996 meter dengan lebar 3,2 meter. Adapun ruas Jalan Gunungwungkal-Bondol direhabilitasi sepanjang kurang lebih 730 meter dengan lebar 4 meter.
Ketiga ruas tersebut menjadi bagian dari penanganan infrastruktur jalan yang diharapkan dapat mendukung konektivitas antardesa serta memperlancar aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.
Widyotomo menjelaskan, peningkatan kondisi jalan diperlukan untuk menunjang mobilitas warga, termasuk perjalanan sehari-hari dan distribusi barang. Infrastruktur yang lebih baik juga diharapkan dapat mendukung aktivitas perekonomian masyarakat.
“Harapannya, setelah dilakukan rehabilitasi, kondisi jalan menjadi lebih baik sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman. Akses transportasi yang memadai juga penting untuk mendukung kelancaran kegiatan ekonomi warga,” jelasnya.
Dengan total anggaran sekitar Rp4,9 miliar, DPUTR Pati berharap penanganan ketiga ruas jalan tersebut dapat meningkatkan kualitas infrastruktur di wilayah Gunungwungkal dan sekitarnya. Perbaikan ini diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat yang menggunakan jalur tersebut sebagai akses penghubung antarwilayah.
(ADV)





















