PATI, redaksinusantara.id – Kondisi kemarau yang kering membuat masyarakat perlu lebih memperhatikan perubahan kondisi kesehatan. Keluhan seperti iritasi, batuk, pilek maupun gangguan pernapasan perlu mendapatkan perhatian apabila terjadi secara berulang atau berkepanjangan.
Anggota Komisi D DPRD Pati, Yoga Dermawan, meminta fasilitas pelayanan kesehatan memiliki respons cepat ketika menerima keluhan masyarakat di tengah kemarau.
“Yang penting adalah kecepatan merespons. Ketika masyarakat sudah menyampaikan keluhan, tenaga kesehatan harus bisa memberikan arahan yang tepat sesuai kondisi medisnya,” ujar Yoga.
BMKG sebelumnya mengingatkan pemerintah daerah untuk menyiapkan respons cepat terhadap potensi memburuknya kualitas udara selama puncak kemarau karena kondisi tersebut dapat memicu ISPA.
Menurut Yoga, masyarakat juga perlu diberikan pemahaman kapan sebuah keluhan masih bisa ditangani dengan menjaga kondisi tubuh dan kapan harus diperiksakan kepada tenaga medis.
“Jangan sampai masyarakat melakukan pengobatan sendiri tanpa mengetahui penyebabnya. Kalau keluhannya menetap, sebaiknya diperiksa,” katanya.
Yoga juga meminta Puskesmas memperkuat informasi kepada masyarakat mengenai langkah pencegahan selama cuaca kering.
Ia menambahkan, pelayanan kesehatan harus tetap mudah dijangkau masyarakat meskipun sebagian wilayah sedang menghadapi persoalan kekeringan.
“Pelayanan kesehatan harus hadir ketika masyarakat membutuhkan, terlebih di wilayah yang sedang mengalami dampak kemarau,” pungkasnya.
(ADV)





















