PATI, redaksinusantara.id — Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati Yoga Dermawan meminta setiap keluhan sekolah terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) segera ditindaklanjuti oleh penyelenggara.
Hal tersebut disampaikan menyusul adanya laporan sejumlah sekolah di Kecamatan Gunungwungkal yang disebut belum mendapatkan program MBG.
“Kalau sekolah sudah menyampaikan keluhan, jangan sampai hanya dicatat. Harus ada tindak lanjut dan kepastian kapan persoalan tersebut bisa diselesaikan,” ujar Yoga.
Menurutnya, komunikasi antara pelaksana program dengan sekolah harus dibangun secara aktif. Sekolah dinilai membutuhkan informasi yang jelas mengenai mekanisme pelayanan MBG.
Yoga mengatakan, DPRD juga dapat menjadi saluran aspirasi ketika sekolah atau masyarakat mengalami kendala dalam pelaksanaan program.
“Dewan tidak ingin hanya menerima keluhan setelah persoalan menjadi besar. Kalau komunikasi berjalan sejak awal, banyak persoalan sebenarnya bisa dicegah,” katanya.
Ia meminta penyelenggara melakukan pendataan secara berkala terhadap sekolah yang sudah dan belum menerima MBG.
“Harus ada daftar yang jelas. Sekolah mana yang sudah menerima, mana yang belum, kemudian alasannya apa. Dengan begitu evaluasinya bisa lebih objektif,” ujarnya.
Data Kemendikdasmen menunjukkan terdapat banyak satuan pendidikan di Gunungwungkal sehingga pemetaan sasaran menjadi penting dalam memastikan distribusi program.
Yoga berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui koordinasi antara penyelenggara MBG, sekolah, pemerintah daerah dan DPRD.
“Tujuan akhirnya sederhana, jangan sampai anak-anak yang seharusnya menjadi penerima manfaat justru belum mendapatkan hak layanan program karena persoalan koordinasi,” pungkasnya.
(ADV)





















