banner 728x250

Mbak Ning: Pramuka Jadi Pelengkap Pendidikan Karakter di Sekolah

banner 120x600
banner 468x60

PATI, redaksinusantara.id – Pembentukan karakter pelajar dinilai tidak cukup hanya mengandalkan proses pembelajaran di dalam kelas. Berbagai pengalaman melalui kegiatan nonakademik juga dibutuhkan untuk membantu anak mengembangkan sikap, kemampuan sosial, dan rasa tanggung jawab.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati, mengatakan kegiatan kepramukaan menjadi salah satu sarana yang dapat mendukung proses tersebut. Melalui aktivitas bersama, pelajar mendapatkan pengalaman yang berbeda dari pembelajaran formal.

Pandangan itu disampaikan Mbak Ning saat menghadiri kegiatan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Pramuka 2026 di Desa Kuniran, Kecamatan Batangan, Senin (31/8/2026).

Ia mengapresiasi keterlibatan pelajar dalam kegiatan Pramuka. Menurutnya, berbagai aktivitas yang dilakukan secara langsung dapat menjadi media pembelajaran untuk membangun karakter dan keterampilan sosial.

“Sekolah memberikan pengetahuan, sementara kegiatan seperti Pramuka memberikan pengalaman. Keduanya harus berjalan beriringan,” ujarnya.

Mbak Ning menjelaskan, aktivitas yang dilakukan secara berkelompok mengajarkan anak untuk berkomunikasi, bekerja sama, menjalankan aturan, serta menyelesaikan tanggung jawab yang diberikan.

“Anak-anak belajar bagaimana bekerja dalam kelompok, mengikuti aturan, menyelesaikan tugas dan menghargai orang lain. Pengalaman seperti itu sangat berharga untuk perkembangan mereka,” katanya.

Politikus Golkar tersebut menilai keberadaan kegiatan kepramukaan di lingkungan sekolah perlu terus didukung. Menurutnya, ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan di luar akademik dapat membantu membentuk pribadi yang lebih siap menghadapi kehidupan bermasyarakat.

Ia menegaskan bahwa capaian akademik sebaiknya tidak menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan pendidikan. Kemampuan berinteraksi, bekerja sama, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi masa depan.

“Kalau kita ingin menyiapkan generasi yang lengkap, pendidikan pengetahuan dan pendidikan karakter harus sama-sama diperhatikan,” tandasnya.

(ADV)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *