banner 728x250

Adam Maulana: Pendidikan Jadi Investasi Masa Depan Kabupaten Pati

banner 120x600
banner 468x60

PATI, redaksinusantara.id — Kemajuan Kabupaten Pati di masa depan dinilai tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik dan penguatan ekonomi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan juga menjadi bagian penting yang perlu mendapat perhatian berkelanjutan.

Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Gerindra, Adam Maulana, mengatakan pendidikan harus ditempatkan sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan daerah. Menurutnya, generasi muda yang saat ini berada di bangku pendidikan akan menjadi bagian penting dalam menentukan arah Pati ke depan.

“Kalau kita ingin melihat Pati berkembang dalam jangka panjang, maka pendidikan anak-anak hari ini harus menjadi perhatian. Mereka yang nantinya akan melanjutkan pembangunan daerah,” ujar Adam.

Ia menilai pembangunan sektor pendidikan tidak semata-mata berkaitan dengan penambahan maupun perbaikan fasilitas sekolah. Kualitas pembelajaran, kompetensi peserta didik, serta pemerataan kesempatan mendapatkan pendidikan juga harus menjadi perhatian pemerintah.

Adam menekankan agar tidak terdapat kesenjangan kesempatan antara anak-anak yang tinggal di kawasan perkotaan dengan mereka yang berada di wilayah pedesaan. Menurutnya, setiap anak berhak memperoleh ruang yang sama untuk belajar, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.

Selain pendidikan, legislator Fraksi Gerindra tersebut juga mengingatkan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak dapat dilepaskan dari sektor kesehatan. Pemenuhan kebutuhan dasar tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung tumbuh kembang anak dan proses belajar.

“Anak-anak yang sehat akan lebih mudah belajar dan berkembang. Jadi pendidikan dan kesehatan sebenarnya saling berkaitan,” tuturnya.

Adam berharap berbagai program pemerintah dapat semakin memperluas akses generasi muda terhadap pendidikan yang berkualitas. Tidak hanya pengetahuan akademik, keterampilan yang sesuai dengan perkembangan zaman juga dinilai penting agar anak-anak Pati memiliki bekal menghadapi dunia kerja dan perubahan teknologi.

Ia juga mendorong agar generasi muda diberikan ruang lebih besar untuk menyampaikan gagasan dalam proses pembangunan. Keterlibatan tersebut dinilai penting agar anak muda tidak sekadar menjadi penerima manfaat kebijakan, tetapi mampu mengambil peran sebagai bagian dari pembangunan daerah.

“Generasi muda jangan hanya menjadi objek pembangunan. Mereka harus dipersiapkan supaya nantinya mampu menjadi pelaku pembangunan,” katanya.

Menurut Adam, pembangunan manusia memang membutuhkan waktu dan hasilnya tidak selalu dapat terlihat dalam waktu singkat. Namun, investasi pada pendidikan dan kesehatan sejak sekarang diyakini akan menjadi fondasi bagi terciptanya masyarakat Pati yang lebih berkualitas di masa mendatang.

(ADV)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *