banner 728x250

Bukan Sekadar Air Bersih, Dewan Kaitkan Irigasi Tayu dengan Ketahanan Pangan

banner 120x600
banner 468x60

PATI, redaksinusantara.id — Pembangunan irigasi di Kecamatan Tayu dinilai memiliki manfaat yang jauh lebih luas daripada sekadar mengatasi persoalan kekurangan air bersih. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Sadikin, menyebut infrastruktur pengairan juga berkaitan langsung dengan keberlangsungan sektor pertanian.

Menurutnya, banyak masyarakat yang menggantungkan kehidupan pada lahan pertanian. Ketika musim kemarau datang dan pasokan air berkurang, produktivitas lahan ikut terancam.

“Kalau air untuk pertanian tidak tersedia, dampaknya bukan hanya kepada petani. Produksi pangan juga bisa terganggu. Karena itu irigasi harus kita lihat sebagai bagian dari menjaga ketahanan pangan,” jelas Sadikin.

Ia mengatakan keberadaan jaringan irigasi yang baik dapat membantu petani mengatur kebutuhan air, terutama ketika curah hujan mulai menurun.

Sadikin mendorong Pemkab Pati memasukkan pembangunan maupun peningkatan jaringan irigasi dalam agenda pembangunan yang bersifat prioritas.

Menurutnya, investasi pada infrastruktur pengairan akan memberikan manfaat dalam jangka panjang karena dapat menunjang aktivitas pertanian sekaligus mengurangi risiko kekeringan.

“Petani membutuhkan kepastian air. Kalau setiap masuk kemarau mereka harus khawatir lahannya tidak mendapatkan pasokan, tentu produktivitas akan terganggu,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan irigasi juga harus memperhatikan sistem distribusi agar air dapat menjangkau lahan-lahan yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan pasokan.

Sadikin berharap pemerintah daerah tidak memandang persoalan kekeringan dan pertanian sebagai dua masalah yang terpisah.

“Kita selesaikan persoalan airnya, maka kita juga membantu menjaga pertaniannya. Ini investasi untuk masyarakat Tayu sekaligus untuk ketahanan pangan Pati,” pungkasnya.

(ADV)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *