banner 728x250

Forum Pemkab dan Ormas Diminta Fokus Bahas Persoalan Masyarakat

banner 120x600
banner 468x60

PATI, redaksinusantara.id – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Narso, meminta rencana pembentukan wadah kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Pati dengan organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) tidak berhenti pada forum komunikasi semata.

Menurutnya, wadah tersebut perlu dirancang agar mampu menghasilkan langkah konkret dalam menangani berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

Rencana pembentukan forum kolaborasi sebelumnya disampaikan Pemkab Pati sebagai upaya memperkuat hubungan dengan Ormas dan LSM sekaligus mendorong keterlibatan mereka dalam pembangunan daerah.

Narso menilai, keberadaan forum akan memberikan manfaat lebih besar apabila setiap pertemuan memiliki agenda yang jelas serta diikuti dengan mekanisme tindak lanjut dan evaluasi.

“Wadah komunikasi itu bagus, tetapi jangan hanya menjadi forum berkumpul. Harus ada pembahasan persoalan, siapa yang menangani, apa tindak lanjutnya, dan kapan dievaluasi,” ujarnya.

Ia mengatakan, sejumlah persoalan di masyarakat memiliki karakter yang kompleks sehingga membutuhkan keterlibatan lebih dari satu pihak. Koordinasi antara pemerintah, Ormas, LSM dan DPRD dinilai dapat mempercepat proses pencarian solusi.

Karena itu, Narso mendorong agar setiap pertemuan menghasilkan catatan mengenai persoalan yang menjadi perhatian bersama, termasuk menentukan skala prioritas penyelesaiannya.

“Kalau ada persoalan yang disampaikan Ormas, kemudian pemerintah memberikan respons dan ada tindak lanjut, masyarakat akan melihat bahwa komunikasi tersebut memang memiliki manfaat,” katanya.

Selain menjadi sarana koordinasi, menurut Narso, forum tersebut juga dapat dimanfaatkan pemerintah sebagai sumber masukan dalam menyusun kebijakan. Ormas dan LSM memiliki jaringan yang cukup luas sehingga informasi yang mereka sampaikan dapat menggambarkan kondisi masyarakat di tingkat bawah.

“Ormas punya jaringan yang luas. Informasi dari mereka bisa menjadi masukan untuk pemerintah maupun DPRD dalam melihat persoalan yang berkembang,” tandasnya.

Narso berharap wadah kolaborasi tersebut nantinya mampu menciptakan pola komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan. Dengan begitu, keberadaan forum tidak sekadar menjadi agenda pertemuan, tetapi benar-benar memberikan kontribusi terhadap penyelesaian persoalan masyarakat dan pembangunan Kabupaten Pati.

(ADV)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *