banner 728x250

DPRD Pati Dorong Pengelolaan Sampah Libatkan Pihak Ketiga

banner 120x600
banner 468x60

PATI — Persoalan sampah di Kabupaten Pati dinilai membutuhkan terobosan baru. Salah satu langkah yang didorong DPRD adalah membuka ruang kerja sama dengan pihak ketiga agar pengelolaan sampah tidak sepenuhnya menjadi beban pemerintah daerah.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Warjono, mengatakan keterlibatan perusahaan swasta maupun investor dapat menjadi pilihan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sampah. Menurutnya, pemerintah daerah tidak harus bekerja sendiri apabila terdapat pihak yang memiliki teknologi dan kemampuan pengelolaan sampah.

“Kalau memang ada pihak ketiga yang memiliki kemampuan dan teknologi untuk mengelola sampah, pemerintah daerah harus membuka peluang kerja sama. Jangan sampai peluang itu justru tidak dimanfaatkan,” kata Warjono.

Ia menilai kerja sama tersebut harus diarahkan pada pengelolaan yang memberikan hasil nyata. Sampah tidak hanya dipindahkan dari permukiman menuju tempat pembuangan, tetapi diproses sehingga volumenya dapat dikurangi dan sebagian bisa dimanfaatkan kembali.

Warjono menyebut Dinas Lingkungan Hidup perlu mulai memetakan perusahaan atau investor yang mempunyai pengalaman dalam pengolahan sampah. Kajian juga diperlukan agar pola kerja sama yang nantinya dibangun memiliki kejelasan dari sisi teknologi, pembiayaan, maupun tanggung jawab masing-masing pihak.

“Pemkab bisa menjadi fasilitator. Yang penting kerja samanya jelas, teknologinya sesuai dan masyarakat mendapatkan manfaat dari sistem tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan sampah akan semakin sulit apabila hanya mengandalkan pola pengangkutan dan pembuangan. Apalagi, sampah terus dihasilkan setiap hari sehingga diperlukan sistem yang mampu menangani dari hulu hingga hilir.

Karena itu, DPRD mendorong Pemkab Pati tidak menutup diri terhadap investasi di bidang lingkungan. Kehadiran pihak ketiga dinilai dapat menjadi salah satu cara mempercepat pembenahan sistem persampahan di daerah.

“Ini bukan hanya soal mencari investor, tetapi bagaimana membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Kalau ada pihak yang siap membantu, tentu harus kita sambut dengan perhitungan yang matang,” tandasnya.

(ADV)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *