banner 728x250

Jalan Pati-Tayu Makin Padat, DPRD Dorong Pelebaran untuk Pangkas Waktu Tempuh

banner 120x600
banner 468x60

PATI — Ada yang berubah di sepanjang jalur Pati-Tayu dalam beberapa tahun terakhir. Arus kendaraan yang semakin ramai membuat perjalanan masyarakat di jalur tersebut tak lagi sesingkat sebelumnya. Bagi warga yang setiap hari melintas, tambahan waktu di jalan kini menjadi bagian dari rutinitas.

Anggota DPRD Kabupaten Pati, Yoga, melihat kondisi tersebut sebagai tanda bahwa kapasitas Jalan Pati-Tayu mulai tertinggal dibandingkan dengan beban lalu lintas yang harus ditanggung. Menurutnya, persoalan tidak hanya terlihat dari antrean kendaraan, tetapi juga dari semakin panjangnya waktu perjalanan.

Yoga mencontohkan perjalanan dari Ngablak, Kecamatan Cluwak menuju Pati. Jalur yang sebelumnya bisa ditempuh sekitar 40 menit, kini pada kondisi lalu lintas padat dapat memakan waktu hingga 1,5 jam.

“Sekarang masyarakat harus menyediakan waktu jauh lebih lama untuk perjalanan yang sebelumnya relatif cepat. Dari Ngablak ke Pati yang dulu sekitar 40 menit, sekarang bisa sampai satu setengah jam,” kata Yoga.

Menurutnya, perubahan waktu tempuh tersebut menjadi gambaran nyata mengenai meningkatnya tekanan lalu lintas di jalur Pati-Tayu. Berbagai jenis kendaraan menggunakan ruas yang sama, sementara ruang jalan tidak mengalami penyesuaian yang sebanding dengan pertumbuhan mobilitas masyarakat.

Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selaku pengelola jalan provinsi. Pelebaran, menurutnya, tidak harus menunggu kemacetan semakin parah sebelum dilakukan.

“Kalau volume kendaraan terus bertambah sementara kapasitas jalannya tetap, waktu tempuh masyarakat akan semakin panjang. Karena itu harus ada langkah antisipasi,” ujarnya.

Yoga berharap persoalan Jalan Pati-Tayu tidak hanya dilihat sebagai masalah lalu lintas harian, tetapi sebagai kebutuhan infrastruktur jangka panjang. Dengan kapasitas jalan yang lebih memadai, masyarakat di wilayah utara Pati diharapkan memiliki akses perjalanan yang lebih cepat dan efisien.

Ia juga menegaskan DPRD Pati siap menyampaikan aspirasi tersebut kepada Pemprov Jateng. Menurutnya, peningkatan kualitas konektivitas menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas masyarakat di wilayah Pati bagian utara.

“Harapannya ada perencanaan yang jelas untuk peningkatan kapasitas jalan. Jangan sampai masyarakat terus kehilangan waktu di perjalanan karena jalan sudah tidak mampu menampung kepadatan kendaraan,” pungkas Yoga.

(ADV)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *